Tips Merawat Burung Sa’at Mudik Lebaran

Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi umat muslim di seluruh dunia, terbesar di INDONESIA. Moment ini terjadi setiap tahun dan hanya sekali dalam setahun. Hari raya idul fitri sangat dinanti umat muslim , setelah sebulan berpuasa menahan hawa nafsu haus dan lapar, tibalah waktu kembali fitri bersih dan merayakan lebaran.

Tips Merawat Burung Sa’at Mudik Lebaran

Hal ini sangat mempengaruhi hobi kita terutama yang hobi burung, bagaimana tidak! Biasanya kita akan mudik ke kemapung halaman dan tidak sebentar, bisa 3 hari sampai 1 bulan. ini sungguh merepotkan untuk merawat burung pelihara’an dirumah, mau dibawa mudik belum tentu bisa, mau ditinggal harus tau caranya.

Nah berikut Tips untuk merawat burung sa’at mau ditinggal mudik lebaran

Pada umumnya burung pelihara’an tidak bisa ditinggal berlama-lama dikarenakan banyak risikonya, apalagi kalau burung ditinggal mudik. Tak tahu didalam urusan pakan serta kebersihan sangkar ataupun kemungkinan dirambah tikus, kucing, cicak, tokek dan sebagainya. Lalu bagaimana? Ditambah lagi hati-hati dengan pencurian ya teman burung.

Banyak cara dan langkah penghobi untuk “menyelamatkan” burung sepanjang ditinggal mudik. Namun apa pun langkahnya, saya tak lagi menganjurkan anda untuk berikan extra makanan serta air minum sebagai stock pakan serta minum sepanjang sekian hari. Banyak yang berhasil lakukan trik tersebut, namun banyak juga yang selanjutnya burung tewas atau sakit dikarenakan meminum air bercampur jamur atau makanan busuk yang berjamur.

Bila memanglah terpaksa meninggalkan burung tanpa perawat, maka yakinkan bahwa wadah air minum yang anda pakai adalah wadah air minum yang seminimal barangkali sanggup menghindar kemungkinan kemasukan kotoran burung serta pada waktu yang sama air tidak praktis tercemar. Wadah layaknya itu banyak dijual di pasar burung.

Dengan wadah layaknya ini, air atau voer atau bijian sanggup turun dengan perlahan cocok pengurangan yang terkonsumsi burung.

Hanya saja, wadah pakan atau minum burung layaknya itu umumnya berukuran kecil serta anda mesti menempatkan sebagian wadah baik untuk minuman maupun voer/bijian. Supaya anda meyakini bahwa wadah air minum sanggup menyimpan banyak air, maka anda sanggup menggunakan wadah air minum yang biasa digunakan didalam tunjangan air minum anak ayam.

Usahakan permukaan air minum ada bersahabat namun di sebelah atas tangkringan semoga burung praktis minum air didalamnya namun wadah tak lagi terkena kotoran burung. Serta yakinkan juga di bab atas wadah tersebut tidak sangat mungkin burung sanggup bertengger di sana.

Supaya lebih aman, anda sanggup menutup beberapa wadah air minum

[ di bab plastik warna merah ] dengan plastik lantas diisolasi serta diberi lubang sebesar kepala burung. Karena, air sanggup lebih kecil berisiko terkena kotoran burung.

Bagus lagi didalam wadah minum masukkan saringan akuarium tujuan serta fungsinya untuk menyerap air lantas waktu sanggup lebih panjang umpama didalam wadah hanya diisi air itu habisnya 12jam dikasih saringan ini burung tetap sanggup minum sampai 16jam lho ia menyerap air dari saringan-saringan tadi. Namun yakinkan saringan itu janganlah yang praktis ancur.

Untuk wadah pakan, anda sanggup menggunakan wadah pakan ayam dengan model atau langkah kerja layaknya wadah air minum diatas.

Gimana dengan wadah pakan ekstra layaknya jangkrik atau kroto atau buah? Menurut saya, dikarenakan pakan ekstra sejenis itu berisiko busuk, baiknya sepanjang ditinggal pergi cuma diberikan 1 hari atau sangat usang dua hari habis. Untuk buah contohnya, janganlah umumnya dikarenakan ketika telah berjamur, amat berisiko menjadikan burung sakit bila memakannya.

Bila anda tidak ada wadah pakan serta minum sejenis itu? Anda sanggup merancangnya sendiri menggunakan tabung bambu atau botol bekas air minum didalam kemasan. Buat persiapan semenjak awal, serta anda tentu sanggup membuatnya.
Burung Sebaiknya dikerodong atau tidak?

Kalau keamanan burung dari persoalan luar, baiknya burung anda kerodong namun pakai kerodong transparan yang tidak terlampau gelap semoga burung tidak tersiksa ada di kegelapan terus-terusan.

Berikut cara alternatif lain yang mungkin lebih aman dan efetif ketika burung di tinggal mudik lebaran :

  • Titipkanlah ke kawan atau penjual burung yang sanggup, serta berikanlah uang untuk pembelian pakan serta berikanlah upah ketika anda mengambilnya sebagai uang layanan penitipan.
  • Jika memang bisa, kirim burung-burung piaraan anda duluan ke area tujuan anda pulang kampung serta minta saudara atau kawan di sana terima serta merawatnya.
  • Titiplah jual ke penjual burung atau kios yg tetap buka dengan perjanjian bila anda pulang dari area pulang kampung / telah kembali, burung anda beli lagi memberi untung sewajarnya pada perawat burung anda semasa mudik lebaran.

Memang sangat perlu diperhatikan jika kita ingin mudik dan memiliki hewan pelihara’an yang akan kita tinggal. Mungkin Tips diatas bisa jadi solusi atau alternatif supaya burung pelihara’an yang kita tinggal tetap aman dan sehat.

Baiklah mungkin ini saja yang dapat kami bagikan kali ini, semoga dapat bermanfa’at dan berguna untuk anda. Terimakasih

(Visited 22 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.